Sebulan ini santer banget nama "Garuda Muda" terdengar, di TV, radio, koran, majalah, waah jadi buah bibir banget dah. Apalagi Timnas baru ja masuk Final Sea Games bertemu dengan rival sejatinya Malaysia atau yg dikenal dengan julukan "Harimau Malaya". "udah wayah nya daah.." kata orang betawi Garuda muda membawa emas yang sudah 20 tahun cuma dalam impian.
Tapi kali ini si Oncom bukan mau membahas tentang Garuda atau Harimau, buat anak muda yang lahir di Era 80-an mungkin sangat kenal bahkan mengidolakan sosok yang satu ini.
The return of Condor Heroes… kembalinya pendekar rajawali yang bernama Yoko dengan guru sekaligus kekasih nya 'Bibi Lung', (wah suka sama tante2, cerita yang aneh) hiihi... gara-gara film kolosal ini Andy Lau terkenal banget di Indonesia. Kalo gak salah sempet datang ke Indonesia deh jumpa fans.
kejadian hari ini Timnas Garuda Muda Vs Harimau Malaya" mengingat kan ketika "Pendekar Rajawali alias "Yoko" bertarung dengan si Harimau "Hakim Roda Mas". Mudah-mudah ni yee...kejadiannya ngga sama persis. karena pada waktu itu yoko atau pendekar rajawali kalah dengan hakim roda mas si harimau, sampe-sampe buntung tangannya....ckckc cerita yang tragis..hiks hiks.
lebih tragisnya ceritanya ketika si oncom lewat sebuah taman kanak-kanak (TK) pagi ini.
"Anak-anak siapaaa yang suka binataang....?" dengan suara lantang ibu guru nan cantik bertanya kpd murid-muridnya.
"Akuuu...Akuuuu... Akuuu.. Ekeee...ekeee neek..cucok deh" haha jawabannya gak selebai itu juga sih...
"Siapa yang suka Harimaaauuuuu...?" tanya bu guru lagi.
"Sayaaaaaaaaaaaaaaa...." semua anak menjaawab semangat dengan tangan di angkat.
"Siapa yang suka Garudaaaaaaa...?" pertanyaan kedua dari bu guru cantik.
"Siapa yang suka Garudaaaaaaa...?" pertanyaan kedua dari bu guru cantik.
"...............................???????" suasana sunyi, raut-raut kebingungan menyelimuti kelas Nol kecil hari ini.
dari pojok seorang anak yang sangat polos mengacungkan tangan dan bertanya:
"Ibu, ibu, ibu, Garuda itu binatang apaaa....?
kontan si Guru, ibu-ibu yang melihat dari jendela sampai babi sitter, eh baby sister, eh apalah namanya itu pengurus bayi kali. tertawa terbahak-bahak dengan gelinya..
si anak polos yang kebingungan tapi tak mampu lagi membendung air matanya, dan secara tidak sengaja cairan hijau dari hidungnya ikut mengalir dengan derasnya..alamak keceplosan...!!!
kontan si Guru, ibu-ibu yang melihat dari jendela sampai babi sitter, eh baby sister, eh apalah namanya itu pengurus bayi kali. tertawa terbahak-bahak dengan gelinya..
si anak polos yang kebingungan tapi tak mampu lagi membendung air matanya, dan secara tidak sengaja cairan hijau dari hidungnya ikut mengalir dengan derasnya..alamak keceplosan...!!!
kalau salah mbo ya di betuli...iki malah di ketawai... priben..he
Ya dari lingkungan kecil ini saja kita bisa lihat, kita lebih senang mentertawakan kesalahan orang lain tanpa pernah berkaca dengan kesalahan kita sendiri. "Semut di seberang lautan jelas kelihatan, tetapi Gajah di pelupuk mata tidak kelihatan". begitu ka Rhoma.
Kita lebih Fokus terhadap aib saudara kita, dan mengabaikan aib sendiri. tanpa pernah peduli dan berusaha untuk memperbaiki. bodohnya lagi banyak yang bangga dengan keburukannya.. ckckc semakin tragis cerita ini...he
sebelum dilanjut, elus dada dulu sambil tarik napas dalam-dalam.
makin tragis lagi ketika pencipta "ipin Upin" anak bangsa "Garuda Muda yang kreatif menjual karyanya ke Malaysia "Harimau Malaya" karena merasa karyanya kurang di hargai dan dibilang tidak komersil.ckckc sekarang kartun dua anak kembar botak itu jadi idola anak-anak jaman sekarang. Tinggal si Unyil yang tersisa..hehe jangan2 bakal di jual juga..wah traficcing tuuh anak-anak ko di jual.
lebih mengenaskan lagi ketika salah satu editor film Transformer ternyata ada seorang garuda muda yang berbakat.
bayangkan betapa joroknya jika ada orang yang membuang ludah ketanah, lalu ia menjilatnya kembali. ya itulah bangsa kita untuk memebeli hasil karya sendiri, ya salah satunya untuk hak siar. huh teeeerlaluu..!!!
pokoknya apapun yang terjadi.. "ipin upin dan Unyil " ngga boleh ribut, karena meraka masih anak-anak.hahai
hari kemarin sudah berlalu, hari esok belum tentu, dan tinggal hari ini .. ya hari ini adalah pertaruhan .
masih pantaskan Garuda di Puja-puja?







2 comments:
GARUDA DI DADAKU!
hari ini nonton paling depan pokonya... depan Tipi...hiiiiihi sambil ngupi + ruti..
Post a Comment